Sholat Tahajud (Niat, Keutamaan, Cara, Waktu, Manfaat Sholat Tahajud)

Spread the love

SHOLAT TAHAJUD – merupakan sholat sunnah yang Allah Swt turunkan untuk Nabi Muhammad Saw kerjakan. Hukum sholat tahajud bagi Rasulullah SAW adalah wajib, tapi tidak untuk para umatnya. Sholat sunnah yang satu ini banyak keutamaan yang akan didapat bagi siapa saja yang mau mengerjkannya, dengan syarat tata cara sholat tahajud yang benar, mengenai niat sholat tahajud, bacaan sholat tahajud dan waktu sholat tahajud yang benar.

Setelah menjalankan sholat tahajud, jangan lupa untuk berd’oa dengan meminta apapun hajat kita kepada Allah Swt. Setelah melaksanankan sholat tahajud, jangan lupa juga untuk mengerjakan sholat witir sebagai penutup sholat sunah malam, karena dengan mengerjakan sholat tahajud, kamu pasti mendapatkan keajaiban sholat tahajud dan pastinya hampir semua orang menginginkannya yaitu kaya dan bahagia dengan tahajud.

Kenapa penulis menuliskan kata “pasti mendapatkan”, karena Allah Swt sendiri yang telah menjanjikannya melalui firmannya dalam Al-Qur’an dan hadits Rasulullah Saw. Kalau kalian belum percaya dengan kepastian balasan sholat tahajud, silahkan baca tulisan ini sampai selesai dan amalkan segera dengan istiqomah.

Sholat Tahajud

Ibadah di waktu malam adalah ibadah yang tepat untuk membangun kekuatan mental manusia. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Muzzammil ayat: 6

al muzammil ayat 6 tentang sholat tahajud

al muzammil ayat 6

Karena itulah sejak masa silam, para orang soleh memiliki kebiasaan bermunajat kepada Allah Swt di malam hari. Rasulullah Saw bersabda “Lakukanlah qiamul-lail karena ini itu kebiasaan orang-orang soleh sebelum kalian” (HR. Turmudzi). Rasulullah Saw bahkan menyebut sholat tahajud sebagai sholat yang paling afdol setelah sholat wajib, belia Saw bersabda: “ Sholat yang paling afdhol setelah sholat wajib adalah sholat malam” (HR. Muslim).

Allah Swt juga perintahkan Rasulullah Saw untuk melaksanankan sholat tahajud sebagai tambahan kewajiban untuk beliau yang tercatat pada firman-Nya Al-Quran surat  Al-Isra ayat 79. Ini semua menunjukkan sholat tahajud dan sholat malam adalah sholat yang istimewa dalam islam

al isra ayat 79 tentang sholat tahajud

Keutamaan Sholat Tahajud

Orang yang ingin sholat tahajud pada malamnya, dalam adab Al-Qur’an dijelaskan kita jngan langsung mengerjakan Sholat tahajud. Soalnya mengerjakan sholat tahajud itu bukan perkara yang mudah,  yang paling penting yang harus dilakukan sebelum mengamalkan sholat tahajud, kita harus mengetahui dulu keutamaannya, kira-kira keistimewaan dari tahajud ini apa?

Dengan mengetahui keistimewaan atau keutamaan sholat tahajud ini, akan menjadikan motifasi kita untuk mengerjakannya (termotifasi). Nah rumus ini disebut dalam istilah fiqih dengan kata Wa’dun (janji positif atau keutamaan yang allah Swt siapkan bagi hambanya yang mengerjakan ibadah tertentu).

Membawa Kita ke Tempat Terpuji dan Mulia Disisi-Nya

Didalam Al-Qur’an disebutkan atau diisyaratkan bahwa orang yang mengerjakan sholat tahajud itu dijamin langsung oleh allah Swt yang tertera dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat: 79-81

al isra ayat 78-82 tentang sholat tahajud

al isra ayat 78-82

 

 

 

 

 

 

 

 

Allah Swt menjamin akan memberikan 4 hal pada orang yang mengerjakan sholat tahajud dan tidak akan pernah diberikan kepada orang yang tidak mengerjakan sholat tahajud:

  1. allah akan menjamin kesuksesan dalam karirnya, kemudahan dalam bekerja dan juga segala aktifitas sehari-harinya.
  2. dibimbing oleh Allah Swt dalam mengawali aktifitasnya
  3. diberikan solusi terbaik ketika mendapatkan masalah
  4. mendapatkan pertolongan langsung dari Allah Swt tanpa perantara

Ritual Sholat yang Mustajab untuk Mengantarkan Do’a dan Harapan

” Di setiap Malam Allah Subhanahu wa ta’ala turun ke langit dunia, sampai tersisa Sepertiga Malam yg terakhir. Allah Subhanahu wa ta’ala pun berfirman, ” Adakah hamba’ku yg meminta sehingga pasti Aku berikan apa yg dia minta ?, adakah hamba’ku yg berdoa sehingga pasti Aku akan kabulkan doanya ?, dan Adakah hamba’ku yg memohon ampun (Beristighfar) sehingga Aku akan ampuni dosanya (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim) ”.

Mendekatkan Diri dengan Sang Ilahi

Melakukan sholat tahajud dengan istiqomah akan membuat kita makin dekat dengan sang ilahi, kedekatan ini niscaya akan membuat hati dan batin kita kian tenang dalam menghadapi kehidupan ini.

Tata Cara Sholat Tahajud

Dalam Tata Cara Sholat Tahajud, pada umumnya sama seperti tata cara sholat yang lainnya yang diawali dengan takbiratu al-ihram dan diakhiri dengan salam. Begitu juga dengan rukun sholat tahajud yaitu terdiri dari 13 rukun yaitu:

  • Mengucapkan niat sholat Tahajud pelan dan menghayati artinya dalam hati
  • Mengucapkan takbir (Allahhuakbar) sambil mengangkat kedua tangan ke atas seperti takbir sholat biasanya.
  • Berdiri tegak (bagi yang mampu), boleh duduk atau berbaring (bagi yang sedang sakit atau tidak mapu). Ketentuan ini berlaku saat sholat fardu atau wajib. Sedangkan sholat sunnah diperbolehkan duduk walaupun sanggup berdiri, akan tetapi berdiri lebih besar keutamaannya.
  • Membaca doa iftitah. Karena sifatnya sunnah, akan lebih baik apabila dilakukan
  • Baca Al-Fatihah pada tiap rakaat.
  • Membaca surat pendek di dalam Al Quran.
  • Ruku’ dengan thuma’nina.
  • I’tidah dengan thuma’nina.
  • Sujud dua kali dengan thuma’nina.
  • Duduk antara dua sujud dengan thuma’nina.
  • Duduk ditasyahud akhir dengan thuma’nina.
  • Membaca tasyahud atau tahiyat saat tsyahud akhir.
  • Shalawat Nabi ditasyahud akhir.
  • Baca salam yang pertama.
  • Tertib; berurutan didalam mengerjakan rukun shalat.

Niat Sholat tahajud

Dalam niat sholat tahajud, kita harus mengetahui berapa rakaat kita mau mengerjakan sholat tahajud ini. kalau dua rakaat, kalian bisa menggunakan niat yang sudah tertera di atas. Akan tetapi kalu lebih dari dua misal empat rakaat, silahkan kalian rubah bagian lafadz “rak’ataini” menjadi arba’arakaatin dan bagi yang mau mengerjakan sampai enam rakaat, dirubah menjadi sittahrakaatin.

Lafadz niat di atas untuk kalian yang meyakini niat sholat itu harus disertai dengan lafadnya. Tapi untuk kalian yang meyakini niat itu cukup dihati dan tidak perlu untuk melafadzkannya, maka simpel saja tinggalkan atau hiraukan lafadz niat di atas dan jangan menjadikan khilafiyah ini menjadi pertikaian sesama muslim.

Doa Sholat Tahajud

Arti Doa Sholat Tahajud diatas adalah, ”’ Ya Allah, bagimu segala puji. Engkau lah yang menegakan langit dan bumi dan alam semesta serta isinya. Bagimulah segala puji, Engkau (Allah) Raja yang menguasai langit dan bumi. Bagimu-lah segala puji, yang memancarkan cahaya langit dan bumi.

Bagimu-lah (Alloh) segala puji, Engkau-lah yg hak dan janjimu adlah benar dan perjumpaanmu itu hak dan firmanmu benar, dan surga-Mu hak dan Neraka-Mu hak dan Nabi – Nabi-Mu hak benar dan Nabi Muhammad Saw adlah benar, dan hari Kiamat juga hak. Ya Allah kepadamulah kami berserah diri (bertawakal) kepada Engkau jua kami kembali dan kepada-Mu kami rindu dan kepad engkau kami Berhukum

Ampunilah kami dengan kesalahan yg sudah kami perbuat dan yg sebelumnya kami perbuat baik yg kami sembunyikan ataupun yg kami nyatakan. Engkaulah Tuhan yg pertama dan Tuhan yg terakhir, Tiada Tuhan selain Engkau Allah Rabbul  Alamin. Tiada daya dan upaya melainkan daya dan upaya-Mu ya Allah ”’.

Sholat Sunnah Iftitah

Bagi yang bangun dari tidur untuk tahajud, disunnahkan sebelum sholat malam, agar dibuka dengan dua rakaat ringan terlebih dahulu. Aisyah radiallahu ‘anha menceritakan “ Rasulullah Saw juga hendak melaksananakan sholat malam, beliau buka terlebih dahulu dengan melaksanakan sholat dua rakaat yang ringan. (HR. Muslim)

Qodho Sholat Tahajud Karena Undzur

Bagi orang yang tidak melaksanakan sholat tahajud karena udzur seperti ketiduran atau sakit, boleh mengqodhonya di siang hari sebelum dzuhur. Aisyah radiallahu ‘anha menceritakan, “ Apabila Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa salam tidak sempat sholat malam karena sakit atau udzur lainnya, beliau mengqodhonya di siang hari  dengan mengerjakan 12 rakaat” (HR. Muslim).

Karena nabi sallallahu ‘alaihi wa salam terbiasa sholat 11 rakaat, beliau melakukan qodho di waktu duha sebanyak 12 rakaat. Demikian, semoga allah memudahkan kita untuk mengamalkannya secara istiqomah

Waktu Sholat Tahajud

Waktu sholat malam adalah antara setelah isya sampai subuh, sholat malam atau qiyamu-lail boleh dikerjakan di awal malam, pertengahan malam atau di akhir malam. Ini semua pernah dilakukan oleh Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasalam.

Sahabat Anas bin Malik pernah menjadi pembantu Nabi sallallahu ‘aalaihi wasalam menceritakan “ Setiap kami bangun agar ingin melihat Rasulullah sallallahu ‘aalaihi wasalam sholat malam, pasti kami bisa melihat beliau sholat”, (HR Bukhori dan An-Nasai) artinya kami bisa menjumpai sholat malam yang dilakukan Nabi Saw terkadang di awal malam, di pertengahan malam, dan terkadang di akhir malam.

Dan waktu yang paling utama untuk sholat malam adalah di akhir malam, karena ini adalah waktu mustajab untuk berdo’a. Dari Abu Hurairoh, Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasalam bersabda “ Rab kami Tabaroka wata’ala akan turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman ‘Siapa yang memanjatkan do’a pada-Ku maka aku akan mengabulkannya, siapa yang memohon kepada-Ku, maka aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun kepada-Ku, aku akan mengampuninya.;” (HR. Bukhori dan Muslim).

Jika seusai tahajud masih ada sisa waktu , dianjurkan untuk tidur sejenak sebelum subuh, agar tidak mengantuk ketika shalat subuh. Aisyah radiallahu ‘anha pernah ditanya mengenai sholat malam yang dilakukan oleh Nabi sallallahu ‘alaihi wasalam,

kata Aisyah ra “ Nabi sallallahu ‘alaihi wasalam biasa tidur di awal malam, lalu beliau bangun di akhir malam kemudian beliau melaksanakan sholat, lalu beliau kembali ke tempat tidurnya. Jika terdengar suara muadzin, barulah beliau bangun kembali. Jika beliau sempat melakukan hubungan, beliau mandi, dan jika tidak, beliau berwudhu lalu segera keluar ke Masjid” (HR. Bukhori)

Apakah Sholat Tahajud Tidur Dulu?

Ada dua istilah umum untuk menyebut kegiatan ibadah di malam hari. Yang pertama qiyamu-lail dan yang ke dua tahajud. Dalam ensiklopedia fiqih dinyatakan qiyamu-lail lebih umum dari pada tahajud, karena qiamu-lail mencakup semua kegiatan ibadah di malam hari baik berupa sholat, membaca Al-Qur’an, belajar mengkaji ilmu agama atau dzikir.

Sementara tahajid hanya khusus untuk ibadah berupa sholat. Sementara ibadah lainnya selain sholat, tidak disebut tahajud. Karena itulah sebagian para ulama berpendapat untuk bisa disebut sebagai tahajud, harus tidur terlebih dahulu.

Sebagai mana keterangan Ar’afi’i salah satu ulama Syafi’i dalam kitab As-Syarhul Kabir. Jika sholat itu dikerjakan sebelum tidur, tidak disebut tahajud, meskipun terhitung sebagai qiyamu-lail. Meskipun ulama lainnya mengatakan bahwa ini bukan syarat. Artinya orang bisa lansung melakukan tahajud, sekalipun dia belum tidur

Cara Sholat tahajud dan Witir

Secara umum sholat dikerjakan 2 raka’at salam, 2 raka’at salam, kemudioan di pengujungnya tutup dengan witir 1 raka’at. Ibnu Umar ra pernah menceritakan, ada seseorang yang bertanya kepada Nabi sallallahu ‘alaihi wasalam tentang tata cara sholat malam.

Kemudian Nabi sallallahu ‘alaihi wasalam menjelaskan, “ Sholat malam itu dua rakaat dua rakaat. Jika salah seorang diantara kalian takut masuk waktu subuh,  maka kerjakanlah satu rakaat. Dengan itu berarti kalian menutup shalat dengan witir.” (HR. Bukhari dan muslim)

Karena itu sholat malam sekalugus witirnya dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil. Bisa tiga rakaat, lima rakaat, tujuh rakaat, sembilan rakaat, atau 11 rakaat. Bisa juga lebih dari itu dengan bilangan ganjil.

Cara Sholat Tahajud

Berikut rincian tata caranya:

  1. Untuk sholat malam 11 rakaat.

Dikerjakan 2 rakaat,2 rakaat, kemudian witir 1 rakaat di penghujungnya. Aisyah menceritakan Rasulullah Saw melakukan sholat malam 11 rakaat, salam di setiap 2 rakaat dan melakukan witir 1 rakaat (HR. Muslim)

  1. Untuk sholat malam 9 rakaat.

Dikerjakan 8 rakaat sekaligus kemudian duduk tasyahud awal dan langsung berdiri ke rakaat ke-9, dan duduk ditasyahud akhir lalu salam.

Aisyah ra menceritakan “ Kami dahulu biasa menyiapkan siwak dan air untuk Rasulullah Saw. Kemudian allah bangunkan beliau di malam hari. Beliau langsung bersiwak kemudian berwudhu. Lalu beliau mengerjakan sholat malam 9 rakaat, tidak duduk kecuali pada rakaat yang ke-8, lalu membaca tasyahud kemudian bangkit dan tidak salam. Beliau berdiri ke rakaat ke-9, kemudian duduk tahiyat akhir, membaca tasyahud lalu salam dengan suara yang didengar oleh kami. Kemudian beliau melakukan sholat lagi 2 rakaat dengan posisi duduk.” (HR. Muslim)

  1. Untuk Sholat malam 7 rakaat

Dikerjakan 7 rakaat sekaligus tanpa tasyahud awal, dan hanya duduk ditasyahud akhir. “Aisyah ra menceritakan cara sholat malam yang dikerjakan Nabi Saw, ‘ Ketika Nabi Saw sudah berusia lanjut, dan sudah mulai gemuk, beliau melakukan witir 7 rakaat… tidak duduk kecuali di akhir shalat.’ “ (HR. Muslim).

Bisa juga duduk di tasyahud awal di rakaat yang keenam, kemudian bangkit lagi ke rakaat ketujuh lalu salam. sebagai mana yang diceritakan oleh Aisyah ra dalam hadits sohih yang diriwayatkan Ibnu Hibban

Sholat Witir

Pengertian shalat witir ialah shalat sunnah yang bilangan rakaatnya ganjil misal, satu, dua, tiga, lima, tujuh dan maksimal bilangannya sampai sebelas raka’at yang dilakukan setelah Sholat Isya sampai masuk waktu Shalat Subuh atau terbitnya fajar.

Mengenai hukum mengerjakan shalat sunnah witir ini adalah sunah mu’akadah (sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan), akan tetapi shalat sunah witir ini sangat penting untuk di amalkan karena Allah Swt sangat menyukai witir.

Allah Subhanahu wa Ta’ala menutupi kekurangan shalat wajib dengan shalat-shalat sunnah dan diperintahkan untuk selalu menjaga dan melaksnakannya secara terus menerus atau istiqomah. Di antara shalat sunnah yang terdapat perintah untuk dilakukan secara rutin, yaitu shalat Witir. Seperti apa yang dijelaskan Rasulullah Shallallahu alaihi wa salllam dalam sabdanya:

Sedangkan mengenai cara shalat witir ini bisa dikerjakan dg jumlah rakaat minimal 1 Raka’at dan Maksimal 11 rakaat. Tetap dalam bilangan ganjil karena Nabi Muhammad Saw tidak pernah melakukan Shalat Witir melebihi sebelas rakaat dan cara melakukan shalat witir ini bisa juga dengan jumlah 2 rakaat dengan satu salam.

Kemudian jika di Bulan Ramadhan kita disunahkan mengerjakan witir ini pada rakaat terakhir yitu sesudah i’tidal dan umumnya dilakukan dengan jumlah rakaat 1 atau 2 rakaat tergantung dari imam Shalat pada waktu Tarawih.

Berapa Rakaat Sholat Tahajud?

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasalam terbiasa mengerjakan sholat malam tidak lebih dari sebelas atau tiga belas rakaat. Aisyah ra Menceritakan “ Rasulullah Saw tidak pernah menambah sholat malam di bulan Ramadhan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat…” (HR. Bukhori dan Muslim).

Kemudian dalam hadits Lain dari Ibnu Abas radiallahu ‘anha mencertitakan “ Nabi sallallahu ‘alaihi wasalam biasa melaksanakan sholat malam 13 rakaat” (HR. Bukhori dan Muslim)

Bolehkah Mengerjakan Sholat Malam Lebih Dari 11 Rakaat?

Jumlah rakaat seperti yang dilakukan oleh Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasalam, bukanlah pembatasan seseorang boleh melakukan sholat malam kurang dari 11 rakaat, sebagai mana dia juga boleh mengerjakannya lebih dari 11 rakaat Al-qodi’iat mengatakan “ Tidak ada khilaf bahwa tidak ada batasan jumlah raka’at dalam sholat malam, tidak mengapah ditambah atau dikurangi.

Alasannya, sholat malam merupakan bagian dari ketaatan yang apabila seseorang menambah jumlah rakaatnya, maka bertambah pula pahalanya. Jika dilakukan seperti ini maka itu hanya menyelisihi perbuatan Nabi Saw dan menyelisihi pilihan yang beliau pilih untuk dirinya sendiri (Syarh Shahih Muslim, An Nawawi, 6/19).

Hanya saja ulama berbeda pendapat mana yang lebih afdhol. Mengerjakan sholat malam dengan jumlah rakaat sedikit namun bacaannya panjang, ataukah mengerjakan sholat dengan jumlah rakaat banyak namun bacaannya pendek.

Kesimpulan yang tepat “ Barang siapa yang ingin memperlama berdiri dan membaca surat yang panjang dalam sholat malam, maka dia bisa mengerjakannya dengan rakaat yang sedikit. Namun jika ia tidak ingin terlalu lama berdiri dam membaca surat pendek, hendaklah dia bisa memperbanyak jumlah raka’atnya” (At-Tarsyid, Musthofa al-’Adawi, hlm 146-149)

Manfaat Sholat Tahajud

1. Dikabulkannya Doa-doa

Manfaat sholat tahajud yang pertama adalah dikabulkannya doa-doa. Seperti yang kita ketahuai, sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari sesudah tidur terlebih dahulu karena arti kata tahajud adalah bangun pada malam hari. Paling utama, sholat tahajud yang dikerjakan pada sepertiga malam sampai menjelang masuk waktu sholat subuh. Pada waktu inilah Allah SWT mengabulkan doa-doa hambanya. Hal ini berdasarkan keterangan hadis Nabi:

“Perintah Allah turun ke langit di waktu tinggal sepertiga yang akhir dari waktu malam, lalu berseru, adakah orang-orang yang memohon (berdoa) pasti akan kukabulkan, adakah orang yang meminta, pasti akan Kuberikan dan adakah yang mengharap ampunan, pasti akan kuampuni baginya sampai tiba waktu Subuh.” (Al-Hadis).

2. Allah Mengangkat Derajat ke Tempat yang Terpuji

Manfaat sholat tahajud yang kedua adalah Allah SWT akan mengangkat derajat ke tempat yang terpuji. Keterangan tentang ini dapat kita baca dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 79:

“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS A1-Isra [17]: 79).

Selain itu, keterangan lain dapat ditemukan dalam hadis Rasulullah yang diriwayatkan Abi Darda r.a, bahwa Rasulullah bersabda:

“Ada 3 macam manusia, Allah SWT mencintai mereka, tersenyum kepada mereka, dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya adalah orang yang memiliki istri cantik serta tempat tidur lembut dan bagus. Kemudian ia bangun malam (untuk sholat), lalu Allah SWT berkata: ‘Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur.” (Riwayat Ath-Thabrani).

3. Mendekatkan Diri Kepada Allah

Manfaat sholat tahajud yang ketiga adalah sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini dikuatkan lewat keterangan hadis Rasullullah SAW:

“Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam karena sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa.” (HR. Tirmidzi, Al-Hakim, Baihaqi. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaa Al Ghalil).

Dalam riwayat yang lain, dikatakan bahwa Jibril pernah berkata kepada Rasulullah Saw:

“Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan sholat malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain”. (Silsilah Al-Hadis Ash-Shahihah).

4. Memperoleh berbagai Kemuliaan

Manfaat sholat tahajud yang keempat adalah akan memperoleh berbagai kemuliaan. Hal ini diperkuat berdasarkan keterangan hadis Rasulullah SAW, yang bersabda:

“Barangsiapa melaksanakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”

Adapun lima keutamaan di dunia itu adalah akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana, tanda ketaatannya akan tampak kelihatan di mukanya, akan dicintai para hamba Allah yan shaleh dan dicintai oleh semua manusia, lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah dan akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

5. Mengusir Penyakit dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat sholat tahajud yang kelima adalah dapat mengusir berbagai penyakit dan di saat yang sama meningkatkan kekebalan tubuh. Sedikit yang menyadari bahwa kepatuhan kita mengerjakan ritual keagamaan semisal sholat tahajud akan memberikan pengaruh pada meningkatnya sistem kekebalan tubuh. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Mohammad Shaleh. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa di saat yang sama ketika kekebalan tubuh sudah meningkat, otomatis segala penyakit yang menyerah akan musnah dengan sendirinya.

6. Menjauhkan Diri dari Kelalaian Hati

Manfaat sholat tahajud yang keenam adalah menjauhkan diri dari kelalaian hati. Penjelasan tentang ini dapat ditemukan dalam hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Barang siapa mengerjakan sholat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.” (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak).

7. Menang dalam Jihad Melawan Musuh

Manfaat sholat tahajud yang ketujuh adalah meraih kemenangan dalam jihad melawan musuh. Musuh terbesar dalam diri manusia adalah hawa nafsu. Melaksanakan sholat tahajud mungkin agak berat bagi sebagian orang karena melihat waktu pengerjaannya pada jam-jam dimana kita biasanya tertidur pulas. Godaan untuk melanjutkan tidur pastinya sangat besar di waktu tersebut. Maka dari itu, orang yang bangun dari tidurnya untuk melaksanakan sholat tahajud berarti ia telah berhasil melawan godaan dalam dirinya demi beribadah kepada Allah SWT.

8. Meringankan Lamanya Berdiri pada Hari Kiamat

Manfaat sholat tahajud yang kedelapan adalah meringankan kita ketika berdiri pada hari kiamat nanti. Keterangan tentang ini sesuai yang pernah diungkapkan Ibnu Abbas ra, yang berkata:

“Barang siapa yang senang bila lamanya berdiri di hari kiamat diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir.” (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir).

9. Mencegah Perbuatan Dosa dan Menghapus Kejahatan

Manfaat sholat tahajud yang kesembilan adalah dapat mencegah diri dari perbuatan dosa dan menghapus kejahatan. Ini sesuai dengan Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Umamah Al-Bahli ra, yang berbunyi:

“Hendakah kalian mengerjakan qiyaamullail, sesungguhnya ia adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan.” (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim)

10. Muka Tampak Berkilau dan Bercahaya

Manfaat sholat tahajud yang kesepuluh adalah membuat muka berkilau dan bercahaya. Tentang ini, pernah suatu ketika Hasan Al-Basri ra ditanya oleh seseorang, “Mengapa orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?”. Hasan Basri menjawab:

“Karena mereka menyendiri bersama Tuhan-nya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaamallail).

Terkait dengan ini pula, Imam Ibnul Qayyim pernah berkata:

“Sesungguhnya sholat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Sebagian istri memperbanyak melaksanakan sholat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, ‘Sholat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang bila wajah kami menjadi lebih bagus”.

11. Dapat Melancarkan Aliran Darah

Manfaat sholat tahajud yang kesebelas adalah dapat melancarkan aliran darah dalam tubuh. Bangun pada pukul 02.30 untuk melaksanakan sholat tahajud ternyata sangat bermanfaat bagi tubuh. Pada waktu tersebut, udara disekitar sangat segar bebas dari polusi. Pada saat itu juga, tubuh mempunyai kesempatan untuk menggerak-gerakkan seluruh otot yang membuat tubuh lebih segar dan aliran darah terasa lebih lancar.

12. Jaminan Masuk Surga

Manfaat sholat tahajud ke-12 adalah mendapat jaminan masuk surga. Ini sesuai dengan keterangan dari sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi:

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, sholat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmidzi).

13. Dicintai Allah SWT

Manfaat sholat tahajud yang ke-13 adalah akan memperoleh cinta Allah SWT. Orang yang bertahajud, memilih bangun di tengah malam dan meninggalkan tidur yang nyaman demi untuk bersujud dihadapan sang pencipta. Segala pengampunan Allah akan diberikan pada orang bertahajud tersebut. Hal ini tentu saja disebabkan oleh Allah SWT telah mencintai mereka.

14. Penyelamat dari Siksa Neraka

Manfaat sholat tahajud yang ke-14 adalah dapat menyelamatkan diri dari siksa api neraka. Tentang ini, Ibnu Umar r.a pernah meriwayatkan bahwa pada masa Rasulullah SAW, ketika seseorang bermimpi, ia akan menceritakan mimpi tersebut ke Rasulullah SAW. Aku pun berharap mendapat mimpi yang dapat kuceritakan kepada Rasulullah SAW. Dia berkata,

“Aku adalah seorang anak muda perjaka. Aku tidur di masjid pada Rasululullah Saw, maka aku bermimpi seakan-akan dua malaikat mengambilku dan membawaku ke neraka, ternyata ia adalah bangunan seperti bangunan sumur. Ia memiliki dua palang seperti palang sumur. Di dalamnya terdapat manusia yang telah aku kenal. Maka aku mulai mengucapkan, ‘Aku berlindung dengan nama Allah dari neraka’. Kemudian seorang malaikat menemui keduanya, maka dia berkata kepadaku, ‘Janganlah takut!’(Mimpi ini) aku ceritakan kepada Hafshah, maka Hafshah menceritakannya kepada Rasulullah dan beliau bersabda, “Sebaik-baik lelaki adalah Abdullah, andaikata dia mengerjakan sholat pada waktu malam.” Salim berkata, ‘setelah itu Abdullah tidak tidur pada malam hari kecuali hanya sebentar.” (HR Bukhari dan Muslim).

15. Penyebab Husnul Khatimah

Manfaat sholat tahajud yang ke-15 adalah seorang hamba akan meraih husnul khatimah di saat ajal menjemputnya. Kita semua menyadari bahwa semua yang bernyawa pasti akan berpisah dan meninggalkan dunia ini menuju tempat abadi di akhirat. Sholat tahajud sanga bermanfaat bagi siapa saja yang mengerjakannya, karena sholat ini bisa membantu orang tersebut untuk mencapai husnul khatimah.

Semoga kehadiran 15 manfaat mengerjakan sholat tahajud di atas, akan membuat kita semua lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah sholat tahajud. Tentunya, semua manfaat ini sayang untuk kita sia-siakan. Sholat tahajud ibarat hadiah dari Allah SWT untuk kita semua, maka berbahagialah kita sebagai hamba Allah, selamat bertahajud.

3 comments

  1. Like!! Thank you for publishing this awesome article.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *